KULIAH SAMBIL BISNIS ONLINE SHOP

 

KULIAH SAMBIL BISNIS ONLINE SHOP

 


MALANG- Ayu Diva Aulia Hanim (19) adalah salah satu mahasiswa Fakultas ilmu Pendidikan, jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah, prodi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Negeri Malang yang berhasil menjalankan bisnis online-nya. Ia sudah memulai berbisnis tersebut sejak tahun  2015, alasannya ia ingin memenuhi kebutuhan pribadinya.

“Saya menjalani bisnis online saat masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), alasannya ingin lebih mandiri,” ungkapnya, Sabtu (17/10/2017)

Gadis kelahiran Malang ini memfokuskan produk dengan mengikuti perkembangan pasar.

“Produk mengikuti perkembangan pasar yang lagi ramai. Kalau untuk sekarang lebih fokus ke tas, dompet, goblin dan bonrla”

Ia memperoleh produk dari supplier dari luar kota dan target pemasaran untuk tas lebih ke perempuan remaja dan anak muda, sedangkan untuk boneka goblin/dots targetnya kalangan K-Pop atau penggemar korea.

Ia mengungkapkan bahwa harga untuk tas dibawah 50 ribu, sedangkan untuk boneka  harganya mulai dari 180 ribu karena barangnya import dari Korea. Pemasarannya lewat sosmed ig, bbm, facebook, dan aplikasi jual beli online seperti buka lapak, tokopedia, dll.

Ia mengaku awal mula usaha olshop karena suka membeli barang online dan memang dasarnya suka berjualan. Selanjutnya ia mencoba bisnis online dan akhirnya membuat dirinya merasa ketagihan dan karena bisnis olshop tanpa modal.

“Kalau anak sekarang ditanya bisnis kendalanya apa, pasti modal, nggak punya uang, kalau saya nggak masalah nggak punya modal karena bisnis ini memang tidak memerlukan modal, hanya saja butuh gadget dan koneksi internet yang cukup untuk menjalankan barang yang dijual, ” ujarnya.

Menurutnya, untuk keuntungan bisnisnya sendiri tidak menentu dan tidak pernah dihitung, namun keuntungannya bisa dirasakan ia saat membeli kebutuhan pribadi dengan hasil berjualan.

Dengan usaha mandirinya, ia dapat memenuhi kebutuhannya tersendiri.

“Alhamdulilah sejak kelas 2 SMA itu saya sudah tidak minta uang lagi untuk kebutuhan pribadi,” tandasnya.

Hambatan-hambatan bisnis online yang dirasakannya, diantaranya barang tidak sesuai dengan waktu yang diperkirakan, ada pembeli yang menghilang, dan banyaknya pesaing online shop.

Yang membuat semangatnya dalam menjalankan bisnis karena ingin punya penghasilan sendiri sehingga ia dapat memenuhi kebutuhannya sendiri.

Ia menambahkan bahwa menjalankan bisnis olshop mudah karena barangnya tidak produksi sendiri dan tidak banyak waktu yang tersita untuk jualan. Kalau untuk Cod atau packing barang, ia mencari waktu luang yang pada saat itu tidak ada tugas kuliah.

“Bisnis tersebut tidak mengganggu tugas akademik, saya mengurus online shop di waktu senggang saja. Jadi kalau ada tugas kuliah saya tidak packing atau cod dulu” ungkapnya.

Terakhir, ia juga berharap semoga kedepannya bisnisnya bisa semakin berkembang dengan punya toko dan jangkauan pembeli yang semakin luas.(mg4)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KURET

BISA KARENA TERBIASA

Saling Bekerja Sama