SELALU IKUT EVENT MENULIS PUISI
SELALU IKUT EVENT MENULIS
PUISI
Amalia Safitri
Hidayati, merupakan mahasiswa yang penuh dengan segudang prestasi menulis puisi.
Mahasiswa cantik yang biasa dipanggil Amal ini sekarang masih menjalani masa
studinya di Program Studi Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah,
Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang.
Berbagai prestasi
yang telah diraihnya selama kuliah diantaranya di 2014, ia menjuarai Puisi
Karya Terpilih Fakultas Sastra yang diadakan oleh BEMFA Sastra Universitas
Negeri Malang, di 2016, ia juara 2 lomba Menulis Puisi Tingkat Fakultas Sastra
Universitas Negeri Malang yang diadakan oleh Fakultas Sastra Universitas Negeri
Malang, juara Harapan 2 PEKSIMAL Tangkai Penulisan Puisi se-Jawa Timur yang
diadakan oleh BPSMI Jawa Timur, juara 1 dan 2 Menulis Puisi Majalah Komunikasi
UM, dan di 2017, juara 1 lomba Menulis Puisi tingkat Fakultas Sastra, dan juara
1 Menulis Puisi di Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama).
Gadis yang
mempunyai hobi travelling ini terampil dalam membuat puisi dilatarbelakangi
seringnya membaca karya-karya Antologi Puisi di Perpustakaan, membaca puisi
lewat online dan membaca puisi di Koran. Karya-karya
yang ia suka diantaranya WS. Rendra dan Sapardi Djoko Damono.
Ia mengungkapkan bahwa
dengan membaca buku, ia banyak menemukan diksi yang sulit, diksi baru yang didengar,
sehingga bisa manambah pembendaharaan diksi puisinya.
Genre khas yang
ada dalam karya-karyanya, yakni lebih ke puisi deskriptif dengan menggunakan
sudut pandang diri sendiri.
Mengikuti kejuaraan
lebih ke persiapan konten lomba puisi dan perbanyak membaca buku.
“Lebih persiapan
konten puisi sih. Semisal tema budaya, berarti harus mempelajari tentang budaya
secara lebih mendalam. Misalnya manusia masa kini diibaratkan dengan wayang,
dan perbanyak membaca buku,” ujarnya, Kamis (15/06)
Motivasi untuk
ikut kejuaraan yakni ingin kuliahnya produktif, karena ia tipe mahasiswa yang
pemalas. Dengan mengikuti kejuaraan, ia termotivasi supaya ia produktif dan
berguna minimal untuk dirinya sendiri dan pembaca puisi.
“Misal saya menang
kejuaraan juga bisa membahagiakan orang tua dan uang dari hasil kejuaraan itu
bisa meringankan beban orang tua sehingga itu bisa menjadi bonus tersendiri,” ungkapnya.
Ia aktif dalam
berbagai organisasi dan UKM di kampus, diantaranya, Himpunan Mahasiswa Jurusan
Sastra Indonesia (HMJ Sasindo), UMengajar, Unik Kegiatan Mahasiswa Penulis (UKMP),
dan Majalah Komunikasi.
Membagi waktu
antara organisasi, UKM, dan kegiatan akademik.
“Alhamdulilah
kebanyakan dari kegiatan itu waktunya berbeda-beda, jadi bisa membagi waktu.
Misal waktu kegiatan HMJ tidak bertepatan dengan pengabdian UMengajar, saya di
kegiatan Mentor Puisi saja, sedangkan kalau untuk kegiatan di Komunikasi
jadwalnya hanya dua bulan sekali,” paparnya.
Ia juga
mengungkapkan bahwa kegiatan di organisasi dan UKM tidak mengganggu kegiatan
akademiknya.
“Di akademik saya
tidak begitu ngoyo, karena kalau ada tugas biasanya dikerjakan pagi setelah
Subuh dengan keadaan otak lebih fresh,” pungkasnya.
Pencapaiannya saat
ini, ia berharap lulus kuliah tepat waktu.
“Semoga skripsi
saya lancar, sidang, dan wisuda tepat waktu,” tambahnya.
Prinsip Amal yang
ditekankan pada dirinya sendiri yakni jangan takut untuk mencoba, karena kalah
itu biasa. Sekali kalah, jangan mudah menyerah. Terpenting bisa produktif
dengan karya-karya sendiri yang bisa menjadi suatu kebanggaan tersendiri.(mg4)
Komentar
Posting Komentar