YOGA, TERUS UKIR PRESTASI

 

YOGA, TERUS UKIR PRESTASI

 


 

MALANG- Yoga Satriya Aji Kuncoro, mahasiswa jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang (UM) mempunyai banyak prestasi. Baru-baru ini, Yoga menjadi salah satu salah satu penulis terbaik dalam sayembara kepenulisan Bank Indonesia (BI)  dan diundang ke Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur.

“Saya sebenarnya sama saja dengan mahasiswa-mahasiswa pada umumnya, hanya saja saya tidak monoton dalam berproses dalam hal pragmatis saja, namun juga keluar dari zona nyaman,” ujarnya, Rabu (05/07).

Pria kelahiran Sidoarjo ini mengisahkan, selain di BI, ia juga pernah menjadi finalis duta wisata kabupaten Ngawi 2013, penerima beasiswa peningkatan prestasi akademik (PPA) 2015, penerima beasiswa Bank Indonesia 2017. Di tahun yang sama, ia juga menjadi juara 3 Mawapres tingkat Fakultas dan juara Terfavorit tingkat Universitas.

Diakuinya, keikutsertaannya dalam kejuaraan untuk mengasah kemampuan skill dan mental, membuat bangga orang tua dan kampus.

“Saya ingin membawa nama kampus tercinta di berbagai lomba. Adanya waktu senggang di kampus juga mendorong saya untuk ikut berbagai kompetisi dan organisasi daripada menganggur di kos,” ungkapnya

Dengan aktivitas ilmiah di luar kampus, mahasiswa yang berprofesi sebagai MC ini tak lantas keteteran dengan tugas kuliahnya.

“Saya menentukan mana yang menjadi prioritas, jangan sampai salah fokus. Selalu disiplin mengerjakan sesuatu dan mencatat di mading kamar agar tidak lupa,” imbuhnya.

Yoga tidak berhenti mengukir prestasi. Ia juga aktif di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ikatan Pecinta Retorika Indonesia (IPRI) UM, Paguyuban Dimas Diajeng Ngawi, Rumah Inspiratif Malang, serta pelatih Paskibra SMAN 1 Ngawi.

“Selain menambah relasi, kegiatan-kegitan tersebut juga berperan mengasah hard skill dan soft kill,” pungkasnya.

Menurutnya, tantangan terbesar dalam meraih prestasi adalah kesabaran dan ketelitian. Yoga juga berencana akan mengikuti lomba debat di Bali Agustus mendatang.

“Liburan Juli-Agustus ini rencananya saya akan kursus Bahasa Inggris. Dalam meraih prestasi saya sadar bahwa semua membutuhkan proses,” tandasnya.

Untuk persiapan lomba debat, ia memperbanyak baca buku, sering latihan dengan tim, dan mencari bahan-bahan sesuai tema.

Laki-laki yang mempunyai cita-cita bekerja di kementrian keuangan dan memiliki usaha rumah makan ini menambahkan bahwa ia selalu yakin mempunyai mental juara dan punya pikiran yang selalu positif. Jangan lupa ibadah, dan tak lupa berbagi.(mg4)

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KURET

BISA KARENA TERBIASA

Saling Bekerja Sama